Sharing Session dengan PT Mitra Magang MBKM

Jurusan Psikologi Universitas Brawijaya mengundang beberapa instansi untuk hadir dalam kegiatan “Sharing Session dengan PT Mitra Magang MBKM”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring, meski demikian tidak mengurangi antusiasme para peserta yang hadir untuk berdiskusi secara aktif. Instansi-instansi yang hadir pada kegiatan tersebut, antara lain : BNN Kota BATU, LPP MALANG,  BAPAS MALANG,  RSUB, RSJ Menur, RSJ Lawang, Ruang Belajar Aqil, SDN Sumbersari 3, SD, SMP dan SMA Brawijaya Smart School (BSS), SD Yabunayya PUJON, , SD CHARIS, BKKBN JATIM, Dan instansi lainnya.

Kegiatan ini dimulai dari paparan Kaprodi Jurusan Psikologi Universita Brawijaya Dr. Intan Rahmawati. MBKM Magang merupakan salah satu bentuk Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Kemendikbud Nadiem Makarim yang mana mahasiswa memiliki hak untuk belajar di luar Perguruan Tinggi. MBKM Magang ini bertujuan untuk mengurangi gap atau kesenjangan antara industri dan pendidikan dengan membagun wadah bagi talenta muda di masa depan untuk menambah pengetahuan dan pengalaman dalam ranah dunia kerja, baik di bidang pendidikan, bisnis, pelayanan social dan instansi terkait. Topik lain yang disampaikan Kaprodi Psikologi UB, adalah kompetensi-kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa selama belajar di Jurusan Psikologi. Kompetensi ini bisa dikembangkan, baik hardskill maupun softsskill ketika mereka melaksanakan magang. Di akhir paparan bu Intan menawarkan kesediaan instansi untuk menjadi mitra MBKM Magang Jurusan Psikologi UB.

Pada saat sesi diskusi, hampir semua perwakilan dari instansi yang hadir memberikan tanggapan maupun masukan. Pak Irsad yang mewakili RSJ Menur menyampaikan bahwa jika pelaksanaan mahasiswa magang dilaksanakan selama satu semester perlu ditimbangkan kembali, karena magang satu semester di RSJ Menur terlalu lama. Solusinya dengan melaksanakan system hybrid, di mana mahasiswa akan diberikan beberapa tugas yang dapat dilakukan di RJS Menur maupun di rumah. Pak Irsyad menambahkan dengan sistem hybrid proses pembelajaran dapat berjalan secara fleksibel. Begitu juga dari perwakilan dari Bapas Malang menerima mahasiswa magang MBKM dari Psikoogi UB. Skill intervensi dan disiplin ilmu yang dimiliki oleh mahasiswa psikologi sangat dibutuhkan di BAPAS, seperti dalam melakukan pendampingan psikologi. Di Akhir semua sesi, semua instansi sangat antusias untuk menerima mahasiswa magang MBKM dan bersedia melakukan kerjasama dengan Jurusan Psikologi Universitas Brawijaya. Kegiatan ini merupakan fondasi awal untuk ditindak lanjuti kembali dengan penandatanganan MOA. MOE muapun SPK.

Scroll to Top