Seri Diskusi Publikasi Ilmiah

[vc_row][vc_column][vc_gallery interval=”3″ images=”8799,8796,8802,8800,8801,8797,8798″ img_size=”full”][vc_column_text]Publikasi ilmiah merupakan bagian yang sangat penting setelah peneliti selesai melakukan penelitian. Hasil penelitian sangat dianjurkan untuk dipublikasikan sebagai bentuk diseminasi yang bisa dinikmati oleh berbagai pihak. Proses dalam melakukan publikasi ilmiah sering kali menjadi suatu beban bagi banyak peneliti dan akademisi, sedangkan tuntutan untuk publikasi ilmiah terus saja digaungkan sebagai bentuk tanggung jawab profesi. Untuk menjawab tantangan tersebut, Jurusan Psikologi Universitas Brawijaya mengadakan diskusi seru membahas tentang bagaimana melakukan publikasi ilmiah internasional termasuk proses secara detail dan juga beberapa tips mengatasi permasalahan yang bisa saja terjadi ketika proses publikasi. Acara diskusi ini berlangsung Hari Rabu 16 Desember 2020 pukul 09.30 sampai 11.30 menggunakan zoom meeting dengan mengusung tema menerbitkan publikasi internasional bagi peneliti pemula ilmu sosial dan kesehatan. Acara dibuka oleh Ketua Jurusan Psikologi Universitas Brawijaya yaitu Cleoputri Al Yusainy, S.Psi., M.Psi., Ph.D. Pemateri dalam acara menarik ini adalah Andrian Liem, S.Psi., M.Psi., Ph.D. seorang peneliti pasca doktoral University of Macau dan juga sebagai mitra bestari berbagai jurnal nasional dan internasional. Bertindak sebagai moderator yaitu  Calvin Anggono, S.Psi. yang merupakan alumni Jurusan Psikologi Universitas Brawijaya dan juga memiliki track record baik dalam publikasi, acara berlangsung dengan sangat interaktif.

Liem menyampaikan banyak hal yang sangat bermanfaat bagi siapa saja yang akan mempublikasikan hasil penelitian. Pemaparan bermula dari penjelasan tentang alasan melakukan publikasi, kemudian science mapping yaitu pemilihan jurnal yang akan dituju untuk publikasi, proses yang harus dilalui ketika publikasi yang secara umum terdiri dari submission, review, revision, sampai pada akhirnya diterima untuk dipublikasikan. Selain itu terdapat beberapa tips bagaimana agar terhindar dari jurnal predator yang diantaranya adalah selalu melakukan cek pada beberapa komponen seperti website resmi, editorial member, kualitas tulisan, dan beberapa poin penting lainnya. Setelah Liem menyampaikan seluruh materi, peserta mengajukan pertanyaan yang meliputi identifikasi jurnal predator, ethical clearance, penulisan manuskrip publikasi, dan tentang etika dalam article submission. Acara ditutup dengan pembagian buku karya Andrian Liem bagi peserta yang beruntung dapat menjawab pertanyaan dari Liem dan juga sesi dokumentasi foto bersama. Acara serupa rencananya akan dilakukan lagi tahun depan dengan harapan semangat publikasi ilmiah internasional dapat terus dikobarkan.

Link Youtube Seri Diskusi Ilmiah: Publikasi Internasional Bagi Peneliti Pemula Ilmu Sosial dan Kesehatan”[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Scroll to Top